Apa itu Dyslexia?

by - April 25, 2017

Pada awal tahun 2016, saya mendapatkan kasus anak dengan kesulitan belajar khusus pada praktek kerja profesi di salah satu sekolah di Bali. Sebetulnya apa itu kesulitan belajar khusus ? Mencakup di dalamnya kesulitan membaca (Disleksia), bahasa tulisan (Disgrafia), matematika (Diskalkulia). Penjelasan secara singkatnya sebagai berikut :

1. Disleksia atau Dyslexia
Anak dengan gangguan belajar disleksia mengalami masalah dalam aspek decoding, kelancaran (fluency) serta pemahaman materi yang dibaca (comprehension). Jadi anak kesulitan dalam mengubah bahasa tulisan menjadi bahasa lisan (ini yang dimaksud decoding), misal kesulitan menyebutkan huruf-huruf yang membentuk kata mobil, yaitu m, o, b, i, l. Selain itu anak akan membaca dengan tersendat dan tidak memahami arti yang ia baca.

2. Bahasa tulisan (Disgrafia)
Pada anak disgrafia masalah sering dialami dalam tulisan tangan, ejaan, serta komposisi. Beberapa anak dengan disgrafia akan menulis dengan lambat dan tulisan sangat sulit dibaca (cakar ayam). Kerap kehilangan satu atau beberapa huruf pada kata. Contoh : mbel untuk kata mobil. Biasanya mereka juga mengalami kesulitan dalam aspek-aspek kreatif, misalnya tidak terorganisir dalam menulis sebuah paragraf. 

3. Diskalkulia
Para siswa dengan masalah ini akan mengalami kesulitan dalam perhitungan matematika bahkan untuk perhitungan dasar sekalipun.

Sebetulnya apa yang menyebabkan muncul gangguan tersebut pada anak. Beberapa ahli psikologi menyebutkan masalah perseptual - perseptual motor dan koordinasi umum artinya anak mengalami hambatan dalam menyelesaikan, melihat serta mengingat bentuk-bentuk visual. Ganguan atensi dan hiperaktivitas juga diduga menjadi penyebab anak mengalami gangguan belajar khusus. Selain itu terdapat beberapa faktor lainnya, antara lain berkaitan dengan emosi, eksternal serta internal yaitu konstifusi tubuh/fisik.

Untuk memahami serta memperoleh informasi yang lebih akurat biasanya psikolog akan melakukan diagnosa dan asessmen yang dapat memahami masalah-masalah yang dihadapi anak serta menolong mereka dalam menghadapi hambatannya. Karena dengan perlakuan yang tepat maka kesulitan ini akan dapat teratasi dengan baik. Seperti halnya Tom Cruise, Agatha Christie dan beberapa penemu hebat dunia awalnya adalah anak dengan salah satu bahkan lebih gangguan belajar dan tingkah laku. Secara umum, penegakan intervensi yang dilakukan biasanya berbasis pada remedial, tutoring, kompensasi serta pelibatan aktif orang tua. Psikolog akan memberikan modul yang mencakup metode dan target perubahan serta panduan terapi bagi anak dan keluarga yang harus terlibat.
Letter Reversal Poster - b and d:
gbr 1: Sudut pandang anak disleksia dalam "memahami" huruf yang mereka baca

You May Also Like

0 komentar

Laman