Pilihan Destinasi Wisata ke Vietnam

by - Juli 07, 2017

Traveling ke Vietnam ? Kenapa tidak. Meski kita extra hati-hati karena banyaknya kasus pencopetan dan scam alias penipuan di sana, namun negara tersebut tetap memiliki sejuta magnet yang menarik untuk dikunjungi.

Lalu Lintas di salah satu ruas jalan di Vietnam

Pada pertengahan 2016 saya dan teman saya berkesempatan melakukan perjalanan wisata ke Vietnam secara mandiri. 

Sebelumnya saya banyak membaca hal-hal apa saja yang sebaiknya jangan dilakukan di sana untuk meminimalkan terkena sial alias ditipu saat traveling disana. Info traveling yang berkaitan dengan Vietnam banyak menyarankan untuk waspada dengan copet! Bahkan suami yang beberapa tahun berkantor di sana ikut mewanti-wanti. Dia belum pernah kena tipu atau kecopetan sih ( amit-amit!). Hanya saja perusahaan tempatnya bekerja melarang karyawan expatriate untuk naik kendaraan umum apapun bentuknya baik selama maupun di luar jam kerja. Alasannya safety.

Penjual Pho yang mudah ditemui di setiap sudut.

Pengalaman saya dan teman saya malah sebaliknya. Kami justru merasa excited sekali. Terlebih kapan lagi kami bisa traveling dengan mata uang yang lebih rendah daripada rupiah, jadi nafsu belanja bisa terpuaskan hehehe. Namun untuk berjaga-jaga sebaiknya kita tetap waspada serta tidak menyepelekan pengalaman orang lain, dan berikut tipsnya :

1. Jangan lengah dengan bawaan pribadi. Sebetulnya tips ini berlaku secara umum juga sih ya. Dimana saja kita berada, kita tetap harus menjaga barang pribadi terlebih di negara asing. Vietnam memang tidak teratur dan terkesan ruwet sehingga kesempatan pencopet lebih besar. Tapi saya juga pernah lho kehilangan dompet sewaktu di Milan yang serba teratur. Untungnya yang hilang dompet yang berisi uang koin.

Notre Dame HCM City


2. Tukarkan mata uang ke rupiah dalam bentuk USD sebelum ditukar dengan VND supaya mendapat rate yang lebih bagus. Ada baiknya penukaran dilakukan di dalam bandara mengingat rate yang ditawarkan di luar bandara sering tidak masuk akal serta penarikan lewat ATM dikenai biaya adminstrasi yang lumayan.

3. Bertanya dan pastikan harga terlebih dahulu. Cek harga terlebih dahulu sebelum melakukan trasaksi. Terkadang pedagang di Vietnam menyebut harga seenaknya misal hanya menyebut angka 7 padahal yang dimaksud 7 ribu. Jadi pastikan lebih dahulu harga sebelum membeli daripada pahit belakangan.
War Remnants Museum. Gak tega saya di tempat ini hiks :(


4. Hati-hati saat menyeberang jalan. Ah, kalau untuk hal yang satu ini pasti kita semua merasa familiar karena di negara kita juga keadaannya sama. Pengendara kendaraan bermotor roda dua di Vietnam hobi berlomba membunyikan klakson keras-keras. Terlebih jika melihat orang hendak menyebrang jalan, mereka bukannya memberi ruang melainkan mempercepat laju kendaraan. Tengok kiri kanan berulang kali dan pastikan benar-benar aman untuk kemudian baru menyebrang.

Anak TK di Vietnam sedang tour.

5. Banyak taksi, ojek, dan kendaraan umum yang pengemudinya nakal. Suka meminta harga yang tidak masuk akal untuk jarak yang tidak jauh. Jadi pastikan harga final disepakati sebelum menggunakan jasa mereka. Lebih baik juga berjalan kaki. HCM city juga memiliki trotoar yang besar dan bersih. Selain sehat, juga bisa melihat dan berhenti di spot menarik.

Pagi hari di HCM City

Nah ! Setelah membaca tips di atas tidak ragu-ragu lagikan untuk traveling ke sana? Pada dasarnya Vietnam memiliki destinasi wisata yang menarik untuk kita kunjungi. Berikut pengalaman saya mengunjungi destinasi selama traveling ke Vietnam yang dimulai dari Vietnam bagian Selatan yaitu Ho chi Minh, Vietnam bagian Tengah yaitu kota Hue sedangkan untuk Vietnam bagian Utara yang memiliki destinasi wisata Halong Bay tidak sempat kami kunjungi karena jarak serta keterbatasan waktu.

Di dalam kantor pos

1. Ho Chi Minh

Kota HCM 

Kota Ho Chi Minh atau jaman Rambo dulu bernama Saigon merupakan kota paling besar di kawasan Vietnam Selatan. Meskipun terdapat kota besar lain seperti Da Lat, Na Thrang namun karena keterbatasan waktu maka kami hanya memutari Ho Chin Minh. Apa saja yang menarik di HCM City? Kita bisa mengunjungi Notre Dame Cathedral yang berada di pusat kota. Cathedral ini memiliki arsitektur barat dan merupakan peninggalan Perancis. Tak lupa untuk mengunjugi kantor pos yang berasitektur unik di dekatnya.

Selain katedral, bagi yang ingin melihat sejarah perang Vietnam juga bisa mengunjugi Cu Chi Tunnel, War Remnant Museum, Ho Chi Minh Square. Terus terang ketiga tempat yang memperlihatkan kebengisan perang tersebut bukan merupakan destinasi wisata favorit saya. Bahkan saya tidak kuat melihat foto-foto yang dipamerkan saking ngeri dan sedihnya.

Cu Chi Tunnel



HCM City tidak terlalu jauh dengan sungai Mekong. Bagaimana mencapainya? Banyak city tour yang mengakomodir wisata ke Mekong. Salah satu yang bisa ditemukan adalah yang membuka stand di depan pintu masuk War Remnant Museum. Guidenya fasih berbahasa Inggris, bis yang digunakan juga sangat nyaman. 

Sungai Mekong

Untuk Wisata belanja jangan lupa untuk mengunjungi Ben Thanh Market. Sebetulnya ini merupakan pasar traditional biasa yang menjual sayur mayur dan keperluan masyarakat Vietnam namun pada lantai bawah banyak menjual cinderamata khas Vietnam dan tentu saja kopi Vietnam sebagai oleh-oleh. Jangan lupa untuk menawar ketika berbelanja.


2. Vietnam bagian Tengah - Kota Hue 

Hue merupakan ibukota Vietnam pada masa dinasti Nguyen atau pada abad ke-19. Untuk menuju ke sana dari HCM City dapat menggunakan open bis yang kursinya bisa di set sebagai tempat tidur. Tiket open bis juga bisa dibeli pada agent city tour lokal atau melalui internet.

Sudut jalan di Vietnam bagian tengah.


Ada apa di Hue ? Terdapat The Citadel Hue dimana disitu terdapat peninggalan bangunan istana, kuil serta pavilliun tempat tinggal anggota kerajaan pada jaman dahulu. Terdapat pertunjukkan musik traditional di area tersebut. Kota Hue juga merupakan warisan dunia UNESCO.

Image result for hue citadel vietnam
The Citadel Hue

Vietnam tanpa melihat Halong Bay saja sudah cukup berkesan bagi saya. Apalagi jika saya sempat mengunjunginya ya. Mudah-mudahan di lain waktu diberi kesempatan kembali ke sana.


























You May Also Like

0 komentar

Laman